factory reset

Factory Reset pada Smartphone: Cara dan Saat Paling Tepat Melakukannya

Saat smartphone kamu terkena bootloop ataupun mati total, satu-satunya langkah yang bisa kamu lakukan sebelum membawanya ke tempat servis adalah melakukan factory reset. Tapi apa itu factory reset dan bagaimana cara melakukannya?

Cara Melakukan Factory Reset

Sederhananya factory reset merupakan cara untuk mengembalikan software smartphone ke kondisi awal atau seperti baru keluar dari pabrik. Walaupun umumnya hampir semua masalah smartphone karena kerusakan software bisa diselesaikan dengan cara ini, namun dengan melakukan factory reset, data dan aplikasi yang tersimpan di memori internal smartphone kamu akan ikut terhapus.

Nah, umumnya cara melakukannya adalah dengan menuju bagian pengaturan, privasi lalu ke bagian factory data reset. Namun, jika smartphone kamu dalam keadaan bootloop atau bahkan tidak bisa di start, maka kamu harus masuk ke bagian recovery mode.

Untuk masuk ke recovery mode, kamu harus memastikan kalau baterai dalam keadaan minimal 70 persen dan smartphone dalam keadaan mati. Kemudian tekan tombol volume, home dan power secara bersamaan selama beberapa detik. Kamu akan masuk ke recovery mode dan menemukan pilihan factory reset di sana.

Baca juga: 7 Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih Smartphone


Momen Dimana Kamu Harus Melakukan Factory Reset

1. Bootloop

factory resetSumber: Gadget Hacks

Bootloop terjadi karena adanya kerusakan software sehingga smartphone jadi gagal dalam melakukan proses booting. Bootloop sendiri terbagi tiga jenis berdasarkan tingkat keparahan kondisinya pada smartphone. Yang pertama adalah light bootloop di mana layar pada smartphone kamu mengalami black screen karena sistem utama di otak-atik tanpa masuk ke recovery mode.

Jenis kedua adalah medium bootloop yang terjadi saat pengguna memasang script tidak jelas pada bagian recovery mode. Sedangkan hard bootloop yang merupakan bootloop paling parah ditandai dengan smartphone kamu yang tidak bisa masuk menu dan hanya stuck pada logo android atau vendor secara berulang-ulang.

Nah, kalau smartphone kamu mengalami hard bootloop, maka solusi paling tepat adalah melakukan factory reset sesuai dengan tutorial yang sudah disebutkan diatas, ya!

2. Smartphone Mau dijual

factory resetSumber: Gadget Lab Repair

Kalau kamu ingin menjual smartphone kamu tapi tidak ingin meninggalkan informasi apapun seperti kontak ataupun foto yang lupa dihapus, akan lebih baik kalau kamu langsung melakukan factory reset setelah melakukan back up data di hard disk atau laptop misalnya.

Dengan begitu, kamu bisa menjual smartphone kamu dengan tenang tanpa takut data didalamnya bocor ke pihak lain. Selain itu, karena telah di-reset, tentu kinerja smartphone menjadi lebih baik sehingga pada saat dijual, pembeli jadi lebih mudah diyakinkan.

3. Lupa Password

factory resetSumber: decdeg

Karena merupakan barang yang cukup personal dan berisi hal-hal berharga, seringkali smartphone kamu dilindungi dengan memasang password. Walaupun dapat melindungi isi *smartphone kamu dari orang asing yang berusaha membobol smartphone-mu, tapi hal ini bisa menjadi bumerang kalau kamu lupa dengan password-nya.

Nah, kalau sudah begini, langkah untuk membuka smartphone kamu adalah dengan memasuki recovery mode dan melakukan factory reset. Hal ini juga bisa dijadikan sebagai solusi kalau smartphone kamu sudah mencapai limit dalam memasukkan password.

4. Sering Heng

factory resetSumber: www.forcesofgeek.com

Momen selanjutnya yang sangat pas untuk dijadikan alasan melakukan factory reset adalah ketika smartphone kamu mengalami penurunan kinerja, sering heng dan tidak mau merespon input pengguna. Contohnya saja jika layar smartphone kamu tidak responsif terhadap input atau saat smartphone tidak bisa masuk ke menu telepon.

Nah, daripada jengkel dengan masalah pada smartphone yang satu ini, mending langsung lakukan hal ini agar kinerja smartphone kamu bisa kembali ke semula.

5. Smartphone Lemot

factory resetSumber: Make Me Feed

Merupakan hal yang lumrah kalau kinerja smartphone kamu menjadi lebih lambat jika sudah dipakai dalam jangka waktu yang lama. Semua pengaturan yang pernah kamu lakukan pada smartphone, mulai dari mengganti tema, font hingga mengunduh dan update aplikasi juga bisa menyebabkan kinerja smartphone yang melambat, loh!

Kalau sudah begitu, smartphone pasti jadi sering bikin kamu kesal dan ujung-ujungnya memperburuk performa kamu. Nah, kamu bisa melakukan factory reset biar kinerja smartphone kamu meningkat walaupun tidak semantap saat baru beli.

Baca juga: 6 Pertolongan Pertama Ketika Smartphone Lag


Setelah mengetahui langkah-langkah di atas, kamu bisa segera menerapkannya sebagai solusi untuk berbagai masalah di smartphone kamu. Tapi, kalau kamu sudah capek dengan masalah yang muncul terus padahal sudah sering di-factory reset, mungkin inilah saatnya untuk ganti smartphone baru!

Tidak usah mahal-mahal, kamu bisa pilih smartphone GENPRO X dengan konektivitas 4G anti lemot dan fitur fingerprint supaya kamu tidak harus mengingat password lagi!

Dan jangan lupa untuk melakukan factory reset pada smartphone lama yang mau kamu jual ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *