baterai tanam

Pengguna Smartphone, Ini Dia Pro dan Kontra Baterai Tanam!

Kini, body smartphone yang slim semakin populer di kalangan pecinta gadget. Hal ini membuat banyak brand smartphone memangkas body smartphone dengan mengganti sistem baterai lepas pasang menjadi baterai tanam alias built in battery.

Tapi apakah hal ini akan berdampak pada kinerja dan fungsi smartphone? Yuk, simak kelebihan dan kekurangan apa saja yang dimiliki oleh smartphone dengan baterai tanam!

Baca juga: Kinerja Smartphone Kamu Bisa Diukur Pakai 6 Aplikasi Ini!


Pro dan Kontra Baterai Tanam

Pro

1. Body yang Slim

baterai tanamKarena sudah mulai jadi bagian dari keseharian, nggak heran orang mulai mempertimbangkan penampilan saat memilih smartphone. Nggak heran manufaktur mulai melakukan berbagai cara untuk menciptakan desain smartphone yang lebih stylish. Salah satunya dengan cara menggunakan built in battery atau baterai tanam.

Dengan built in battery kamu bisa mendapatkan smartphone dengan desain yang lebih bervariasi dan tentunya stylish karena baterai jenis ini bisa memangkas ruang kosong agar smartphone semakin ramping!

2. Daya Tahan Terhadap Air Lebih Baik

baterai tanam Sumber: Dreams Time

Siapa sangka, smartphone dengan baterai tanam diyakini memiliki daya tahan air yang lebih baik, loh! Hal ini karena bagian internal smartphone dengan baterai tanam lebih rapat dan tertutup sehingga bisa melindungi smartphone dari masuknya air ataupun debu.

Hal ini membantu banget buat kamu yang suka nggak sengaja menjatuhkan smartphone ke permukaan basah atau genangan air.

3. Komponen Listrik Internal Jarang Rusak

baterai tanam Sumber: Tested

Banyak dari pengguna smartphone yang suka melepaskan baterai sesukanya. Padahal baterai yang sering dilepas secara mendadak bisa menyebabkan kerusakan komponen listrik internal, loh!

Tapi tenang saja, hal ini bisa kamu hindari jika menggunakan smartphone dengan baterai tanam karena tentu hal seperti melepas baterai sembarang sudah nggak mungkin terjadi lagi.

4. Meminimalisir Kerusakan Jika Jatuh

baterai tanam Sumber: Répar’Tech

Pernah mengalami smartphone jatuh hingga bagian belakang dan baterai-nya lepas? Hal ini nggak bakal terjadi pada smartphone dengan sistem baterai tanam.

Selain nggak mudah dibuka, bagian internal smartphone dengan baterai tanam sangatlah rapat sehingga mengurangi kerusakan jikalau terjatuh. So, kalau kamu orangnya ceroboh dan sering menjatuhkan gadget, pilihlah smartphone dengan baterai tanam ya!

Kontra

1. Harga Jual Lebih Rendah

baterai tanam Sumber: Saga

Walaupun harga jual smartphone bekas tergantung juga pada merek dan permintaan, tapi smartphone dengan baterai tanam memiliki harga jual kembali yang lebih rendah dibandingkan baterai lepas pasang.

Ini disebabkan karena baterai adalah komponen yang paling terpengaruh dari pemakaian. So, akan lebih sulit untuk menjual smartphone bekas yang ada kerusakan pada baterai tanam ketimbang baterai lepas pasang.

Contohnya saja, kalau smartphone bekas yang ingin kamu jual mengalami kerusakan pada baterai, tinggal ganti saja dengan baterai baru dan tawarkan ke pembeli.

2. Umur smartphone Lebih Pendek

baterai tanam Sumber: GCN.com

Setelah digunakan cukup lama, baterai akan mengalami pembengkakan. Jika kamu menggunakan smartphone dengan baterai tanam, pembengkakkan akan mempengaruhi komponen internal lainnya jika nggak segera dibawa ke service center.

Nah, kalau kamu orangnya malas membawa smartphone untuk diperbaiki ke service center, mungkin smartphone dengan baterai lepas pasang lah yang cocok untuk kamu karena jika terjadi pembengkakkan, kamu tinggal ganti sendiri baterainya dengan yang baru.

3. Biaya Perbaikan Lebih Mahal

baterai tanam Sumber: Digital Trends

Biaya perbaikan dan perawatan untuk smartphone dengan baterai tanam akan lebih mahal dibandingkan dengan smartphone baterai lepas pasang. Contohnya saja, untuk mengganti baterai lama kamu harus membawanya ke service center untuk diperbaiki oleh teknisi. Belum lagi, baterai tanam lebih sulit dicari daripada baterai lepas pasang.

4. Repot Kalau Heng

baterai tanam Sumber: Expect Best

Pernah nggak smartphone kamu mengalami heng? Kalau ya, pertolongan pertama yang dilakukan pasti dengan mencabut baterai dan memasangnya kembali.

Hal ini akan sulit kalau smartphone yang kamu punya memakai sistem baterai tanam. Tapi untungnya, sekarang ini smartphone baterai tanam bisa di restart dengan menekan tombol tertentu secara bersamaan.

5. Susah Mengetahui Sumber Panas Smartphone

baterai tanam Sumber: جوالك للأخبار التقنية

Pasti kamu pernah mengalami panas berlebih pada smartphone. Baik itu karena kelamaan digunakan atau karena ada kerusakan pada komponen smartphone.

Kalau smartphone dengan sistem baterai tanam menghasilkan panas berlebih, akan sulit bagi kamu sebagai pengguna awam untuk mengetahui sumber panas tersebut, walaupun biasanya berasal dari CPU.

Hal ini berbeda jika smartphone tersebut mempunyai sistem baterai lepas pasang. Dengan sistem baterai ini, kamu tinggal melepaskan baterai dan deteksi komponen mana yang menghasilkan panas berlebih.

Selain itu, dengan smartphone sistem baterai lepas pasang, kamu bisa dengan mudah melepaskan baterai untuk mendinginkan smartphone tersebut.

Baca juga: Factory Reset pada Smartphone: Cara dan Saat Paling Tepat Melakukannya


Meskipun penting, masih banyak spesifikasi penting lain yang perlu kamu pertimbangkan saat memilih smartphone. Mulai dari chipset, RAM, hingga perangkat jaringan dan audionya. Salah satu smartphone yang bisa kamu jadikan alternatif adalah GENPRO-X, dengan spesifikasi yang mumpuni dikelasnya, dijamin pengalaman menggunakan smartphone jadi lebih nyaman.

Jadi, dengan mempertimbangkan pro dan kontra baterai tanam diatas, smartphone dengan sistem baterai bagaimana yang kamu inginkan? Yuk komen dibawah!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *